Mengapa Agama Buddha?

Pada zaman Pra sejarah menurut Herbert Spencer semua manusia menyadari bahwa kematian akan dialami setiap orang dan telah memiliki kepercayaan yang beragam. Orang pada zaman Purba atau Primitif, merasa ada kekuatan magis di dalam roh nenek moyang, hewan, benda besar dan lain sebagainya. Sehingga, pada zaman dahulu sebelum mengenal agama terdapat kepercayaan atau keyakinan yaitu Animisme, Dinamisme, Toteisme, Monoisme dan lain sebagainya....

Apa yang dimaksud Tantrayana?

Agama Buddha termasuk agama tertua di dunia yang berpaham Nonteisme dan Filsafat. Agama ini pertama kali dikenalkan oleh Siddharta Gautama atau Buddha Sakyamuni yang berasal dari Nepal. Beliau mencapai pencerahan dan memperoleh inti sari ajaran (Dharma) dengan usahanya sendiri. Setelah 100 tahun Buddha Sakyamuni Parinirvana banyak terjadi perbedaan pendapat sehingga, agama Buddha terpecah menjadi tiga aliran besar yaitu Theravada, Mahayana, dan Vajrayana atau Tantrayana yang terus berkembang hingga saat ini.....

Mengapa Zhenfozong?

When it's about controlling hundreds of articles, product pages for web shops, or user profiles in social networks, all of them potentially with different sizes, formats, rules for differing elements things can.
When it's about controlling hundreds of articles, product pages for web shops, or user profiles in social networks, all of them potentially with different sizes, formats, rules for differing elements things can.
When it's about controlling hundreds of articles, product pages for web shops, or user profiles in social networks, all of them potentially with different sizes, formats, rules for differing elements things can.

Bagaimana cara bersarana?

Sarana adalah sebuah ritual yang sakral dan agung yang wajib dilakukan seseorang sebelum masuk sebagai umat Buddha Tantrayana Zhenfozong Kasogatan. Bersarana berarti telah menyatakan berlindung pada Guru, Buddha, Dharma dan Sangha (Catur Sarana). Setelah seorang umat Zhenfozong menerima abhiseka-sarana berarti telah memperoleh silsilah Zhenfozong dan resmi menjadi siswa Zhenfozong.
Apa Tingkatan rohaniawan di Zhenfozong?

Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32.